"Anak saya main ChatGPT tiap hari... tapi buat apa selain nyontek PR?"
Kelas AI live dari Batatsa Edu Center untuk remaja SMP–SMA: 8 pertemuan × 2 jam belajar prompt engineering, riset kritis, kreativitas, etika AI, sampai automation dasar — ditutup satu final project AI yang jadi portofolio pertama mereka.
Hampir semua remaja sudah pakai ChatGPT atau AI lain. Soalnya bukan "apakah mereka pakai AI", tapi "apakah cara pakainya membuat mereka makin pintar, atau makin malas berpikir".
AI Teen dirancang supaya remaja jadi pengguna AI yang kritis dan kreatif. Tiap pertemuan mengasah cara bertanya, mengevaluasi, dan membangun sesuatu yang nyata dengan bantuan AI.
8x pertemuan live @ 2 jam, kelas kecil, dan satu project nyata yang bisa dipamerkan sebagai portofolio.
🎬 Kenali lebih dekat program AI Teen
Program live interaktif untuk remaja SMP–SMA: mengenal cara kerja AI, menyusun prompt yang presisi, riset & kreativitas berbasis AI, etika digital, sampai automation dasar — ditutup dengan Demo Day project akhir.
Bukan cuma satu harga — pilih paket sesuai kebutuhan. Paket Standard adalah yang paling banyak dipilih orang tua untuk pengalaman lengkap dengan harga terjangkau.
Mendaftarkan sekolah/institusi? Tersedia paket per kelas dengan harga khusus — hubungi kami via WhatsApp untuk penawaran lengkap.
Modul-modul AI Teen dirancang sebagai pengenalan dini dunia kerja berbasis AI — remaja merasakan langsung keterampilan dasar yang dipakai prompt engineer, AI content creator, hingga data analyst sungguhan.
Menyusun instruksi presisi supaya AI memberi hasil yang relevan dan bisa diandalkan.
Riset terstruktur dan verifikasi jawaban AI sebelum dijadikan sumber informasi.
Memakai AI sebagai kolaborator dalam menulis, mendesain, dan brainstorming ide.
Merangkai beberapa AI tools jadi alur kerja sederhana tanpa coding rumit.
Setiap modul tidak berhenti di "wah, AI-nya jawab!". Peserta diajak mengikuti siklus kerja yang sama dengan praktisi AI profesional — contohnya saat menyusun final project:
"Masalah nyata apa yang bisa dibantu AI?" — peserta belajar merumuskan tujuan sebelum bertanya ke AI.
Menyusun prompt yang terstruktur: konteks, peran, format, dan batasan yang jelas.
Merakit output AI menjadi project nyata — tulisan, desain, atau tool sederhana.
Menilai hasil AI secara kritis, lalu memperbaiki prompt dan output — troubleshooting ala AI.
Fokus keterampilan dari desain kurikulum AI Teen — bekal berpikir kritis, etika digital, dan kemampuan membangun project sejak usia sekolah.
Bonus untuk orang tua: lewat pengamatan selama final project, mentor membantu memetakan kecenderungan minat anak — apakah lebih condong ke tipe Investigative (senang meneliti & menganalisis) atau Enterprising (senang membangun & mempresentasikan ide) — sebagai bekal awal menentukan arah minat berikutnya.
Banyak kelas AI berhenti di "cara pakai tool". AI Teen dirancang lebih jauh — membangun cara berpikir yang bisa dipakai anak di tool AI apa pun, kapan pun.
Batch AI Teen dibuka rutin setiap bulan — 8 pertemuan berturut-turut, kelas kecil dengan mentor fokus. Amankan kursi anak Anda sebelum kuota Early Bird penuh.
Chat via WhatsApp